Nutrinext Indonesia
Open Hours : Senin - Sabtu Pukul 08.00 - 16.00 WIB            Pengiriman : JNE, J&T, Ninja, Sicepat, Lion Parcel, ID Express, Tiki, Pos Indonesia, Gosend dan Grab Express
×
Banner Nurtinext

Kanzmag Madu Maag dan Asam Lambung

Madu KanzMag merupakan Ramuan Herbal Alami yang sangat baik, aman dan secara alami membantu mengatasi berbagai masalah pada Lambung Anda. Diracik dan diformulasikan dari bahan bahan alami tradisional yang di ekstrak sehingga menghasilkan formulasi yang cepat dalam mengatasi gangguan lambung.

Madu kanzmag juga dapat mengatasi kadar asam lambung yang tinggi, juga sekaligus bisa mengurangi radang usus, rasa perih dilambung, melancarakan Pencernaan dan juga dapat mengembalikan nafsu makan.

Madu Herbal Lambung

Madu Kanzmag madu herbal menjaga dan memulihkan kesehatan lambung serta membantu proses penyembuhan peradangan akibat asam lambung tinggi, mengatasi maag dan melancarkan pencernaan.

Madu Kanzmag
Madu Herbal Lambung
Harga : Rp 100.000 ,-
Isi : 350 Gr
Produksi : ZS
Izin : DINKES-IRT NO. 2073402011960-20

Konsumsi setiap hari untuk membantu proses penyembuhan dan menjaga kesehatan. Madu Herbal Kanzmag di lengkapi Izin DINKES-IRT NO. 2073402011960-20

Komposisi

Tiap cairan dalam kemasan mengandung :

  • Madu (Mel Depuratum)
  • Temulawak (Curcuma Zanthorrhiza)
  • Kunyit (Curcuma Longa)
  • Binahong (Anredera cordifolia)
  • Jombang (Taraxacum Officinale)

Aturan Pakai

Petunjuk konsumsi :

  • 3 x 1 Sendok sehari (Dewasa)
  • 3 x 2 Sendok sehari (Pemulihan)

Petunjuk Penyimpanan

Petunjuk penyimpanan :

  • Simpan di tempat kering dibawah suhu 30 C
  • Jauhkan dari sinar matahari langsung/ lembab/ suhu tinggi dsb.
  • Tutup kembali dengan rapat setelah botol dibuka.

Menurut Mereka Tentang Madu Kanzmag


Beberapa diantara konsumen Madu Kanzmag yang merasakan manfaatnya :

Testimoni Madu Kanzmag Testimoni Madu Kanzmag Testimoni Madu Kanzmag Testimoni Madu Kanzmag Testimoni Madu Kanzmag Testimoni Madu Kanzmag

Disclaimer : Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tingkatan penyakit, situasi tubuh pengguna, usia, jenis kelamin dan jumlah produk yang digunakan.