Nutrinext Indonesia
Open Hours : Senin - Sabtu Pukul 08.00 - 16.00 WIB            Pengiriman : Via JNE, J&T, Tiki, dan Pos Indonesia
×

Pengaruh Kebiasaan Orang Tua Pada Perilaku Anak

Nutrinext Indonesia - Anak adalah cerminan orang tua, rasa-rasanya semua orang akan setuju bahwa orangtua adalah sumber referensi utama perilaku bagi anak. Perilaku kita tentunya akan mudah ditiru oleh anak kita. Maka, berhati-hatilah saat anda berada di depan anak anda.

Kebiasaan Orangtua Pada Perilaku Anak />

10 Kebiasaan Orang Tua Yang Berpengaruh Pada Perilaku Anak

Baiknya menghindari beberapa perilkau berikut ini agar tidak dengan mudah di ikuti atau di "serap" oleh anak tercinta.

  1. Emosional

  2. Konon, sekali Anda membentak anak, akan ada jutaan sel otak anak yang rusak.

  3. Mengancam

  4. Perilaku ini akan membuat anak menjadi anak yang tertekan.

  5. Memberi predikat buruk

  6. Memberikan julukan seperti "Si Nakal", "Pemalas", dan predikat negatif lainnya akan membuat anak menjadi minder dan kehilangan rasa percaya diri.

  7. Hanya bereaksi pada perilaku buruk anak

  8. Perilaku ini sering seperti hanya menyalahkan saja tanpa memberi apresiasi ketika anak melakukan hal baik. Memicu anak untuk melakukan kesalahan tersebut secara berulang.

  9. Berbohong

  10. Apapun alasannya berbohong bukan perbuatan yang baik, jangan berikan contoh tidak baik untuk anak kita ya bund.

  11. Sering memegang gadget

  12. Sesering mungkin lakukan interaksi dengan anak, jangan sampai waktu bersama keluarga menjadi hilang gara-gara gadget, hal ini berdampak pada psikologis anak yang butuh perhatian.

  13. Membeda-bedakan gender

  14. Jangan membuat prioritas dalam hal gender, pastikan secara imbang atau adil pada anak  baik laki-laki atau perempuan.

  15. Membandingkan dengan anak orang lain

  16. Hal yang paling di benci oleh anak adalah ketika dirinya dibandingkan dengan anak orang lain. Bahkan orang dewasa pun tidak menyukai hal tersebut. So, mulai sekarang hilangkan kebiasaan membandig-bandingkan.

  17. Pilih kasih

  18. Anak membutuhkan perhatian, dan kadang kala orang tua "berat sebelah" seperti lebih sayang atau perhatian pada adik dari pada kakak nya.

  19. Tidak mau menerima perbedaan pendapat

  20. Belajarlah agar tidak menjadi orang tua egois, yang hanya ingin dituruti dan didengarkan tanpa mau mendengarkan pendapat anaknya.

Hal-hal tersebut akan mudah diserap dan menempel di otak anak, sehingga akan ter"paste" pada perilaku anak.

Perilaku kita kepada anak, akan berpengaruh hingga ia menjadi dewasa, jadilah orang tua yang baik berusaha sebaik mungkin agar kelak anak kita menjadi pribadi yang baik dan tangguh.


Disclaimer : Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tingkatan penyakit, situasi tubuh pengguna, usia, jenis kelamin dan jumlah produk yang digunakan.