Nutrinext Indonesia
Open Hours : Senin - Sabtu Pukul 08.00 - 16.00 WIB            Pengiriman : Via JNE, J&T, Tiki, dan Pos Indonesia
×

Cara Mengatasi dan Mencegah Penyakit Maag Kronis Akut

Nutrinext Indonesia - Maag atau tukak lambung merupakan kondisi melibatkan peradangan lapisan dalam perut. Penyebabnya antara lain infeksi, cedera, konsumsi rutin pil pereda nyeri yang disebut sebagai NSAID, dan terlalu banyak alkohol.

Gejala penyakit maag berupa nyeri perut bagian atas, mual, dan muntah. Namun, terkadang tidak ada gejalanya. Penanganan tergantung pada penyebabnya. Antibiotik dan antasida dapat membantu.

Mengobati Penyakit Maag dengan Herbal Alami Tanpa Efek Samping Buka dengan Nutrinext Kapsul
  1. GEJALA
  2. Yang pastinya untuk mengetahui gejala maag yaitu dengan diagnosis medis, namun juga gejala yang terjadi bisa berupa nyeri perut bagian atas, mual, dan muntah. Namun, terkadang tidak ada gejalanya.

    Kadang pula tidak nampak gejala, namun orang dapat mengalami nyeri pada area perut bagian atas, gastrointestinal atau usus selalu bersendawa, gangguan pencernaan, heartburn, mual atau muntah, lebih umum kita mengalami kehilangan nafsu makan atau nyeri saat perut ditekan.

  3. PERAWATAN
  4. Untuk pengobatan tergantung pada penyebabnya, kita bisa menggunakan antibiotik dan antasida.

    Obat

    1. Antasid. Menetralkan efek asam lambung.
    2. Penghambat pompa proton. Mengurangi pelepasan asam dalam perut.
    3. Antibiotik penisilin. Menghentikan pertumbuhan atau membunuh bakteri tertentu.
    4. Antibiotik. Menghentikan pertumbuhan atau membunuh bakteri.
    5. Obat diare. Mengurangi frekuensi dan rasa ingin buang air besar.

    Spesialis

    Selain dengan pengobatan kita juga bisa konsultasi dengan para ahli yang kompeten di bidangnya, diantaranya:

    1. Ahli Gastroenterologi. Berfokus pada sistem pencernaan dan gangguannya.
    2. Penyedia perawatan primer (PCP). Mencegah, mendiagnosis, dan mengobati penyakit.

Disclaimer : Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tingkatan penyakit, situasi tubuh pengguna, usia, jenis kelamin dan jumlah produk yang digunakan.