Nutrinext Indonesia
Open Hours : Senin - Sabtu Pukul 08.00 - 16.00 WIB            Pengiriman : Via JNE, J&T, Tiki, dan Pos Indonesia
×

Infeksi Saluran Pernapasan Akut

Nutrinext Indonesia - ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut adalah infeksi di saluran pernapasan, yang berupa peradangan pada saluran pernapasan mulai dari hidung hingga ke paru-paru.

ISPA

ISPA dapat dengan sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan secara khusus atau antibiotik. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menular melalui ari liur baik kontak secara langsung maupun penyebaran melalui virus yang terpapar lewat udara.

Gejala ISPA

Gejala ISPA akan berlangsung sekitar 1 sampai dengan 2 minggu, yang akan menunjukan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Batuk
  • Bersin
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Nyeri tenggorokan
  • Sesak napas
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot

Beberapa tindakan untuk meredakan gejala dapat dilakukan secara mandiri di rumah, yaitu dengan:

  • Memperbanyak istirahat dan konsumsi air putih untuk mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.
  • Mengonsumsi minuman lemon hangat atau madu untuk membantu meredakan batuk.
  • Berkumur dengan air hangat yang diberi garam, jika mengalami sakit tenggorokan.
  • Menghirup uap dari semangkuk air panas yang telah dicampur dengan minyak kayu putih atau mentol untuk meredakan hidung yang tersumbat.
  • Memposisikan kepala lebih tinggi ketika tidur dengan menggunakan bantal tambahan, untuk melancarkan pernapasan.

Komplikasi ISPA

Jika infeksi terjadi di paru-paru dan tidak ditangani dengan baik, dapat terjadi komplikasi yang serius dan dapat berakibat fatal. Komplikasi yang sering terjadi akibat ISPA adalah gagal napas akibat paru-paru berhenti berfungsi, peningkatan kadar karbon dioksida dalam darah, serta gagal jantung.

Pencegahan ISPA

Tindakan pencegahan utama ISPA adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Cuci tangan secara teratur, terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
  • Hindari menyentuh wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata, untuk menghindari penularan virus dan bakteri.
  • Gunakan sapu tangan atau tisu untuk menutup mulut ketika bersin atau batuk. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.
  • Perbanyak konsumsi makanan kaya vitamin, terutama vitamin C, untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Olahraga secara teratur.
  • Berhenti merokok.
  • Lakukan vaksinasi, baik vaksin MMR, influenza, atau pneumonia. Diskusikan dengan dokter mengenai keperluan, manfaat, dan risiko dari vaksinasi ini.

Disclaimer : Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tingkatan penyakit, situasi tubuh pengguna, usia, jenis kelamin dan jumlah produk yang digunakan.