Nutrinext Indonesia
Open Hours : Senin - Sabtu Pukul 08.00 - 16.00 WIB            Pengiriman : Via JNE, J&T, Tiki, dan Pos Indonesia
×

Mengenal Anemia dari Gejalanya

Nutrinext Indonesia - Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Dengan kondisi tersebut, penderita biasanya akan merasa letih dan lelah, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara optimal.

Mengenal Anemia

Untuk perawatan melalui obat tentunya berpengaruh terhadap diagnosa awal. Salah satunya dengan suplemen zat besi untuk yang kekurangan zat besi, selain itu juga vitamin B untuk kadar viamin yang rendah, dengan penggunaan vitamin dapat membantu mengembalikan fungsi tubuh, pertumbuhan, dan perkembangan normal.

Bahkan juga bila diperlukan saat kehilangan darah dengan cara transfusi darah.

Penyebab Anemia

Secara garis besar anemia dapat di sebabkan oleh 3 hal berikut :

  • Kurang mencukupinya produksi sel darah merah.
  • Perdarahan hebat yang menyebabkan tubuh kehilangan darah, sedangkan kemampuan produksi darah tidak berimbang.
  • Kelainan pada reaksi tubuh dengan menghancurkan sel darah merah yang sehat.

Gejala Anemia

Gejala-gejala yang umum sering muncul pada penderita anemia antara lain

  • Badan terasa lemas dan cepat lelah.
  • Detak jantung tidak beraturan.
  • Napas pendek.
  • Pusing dan berkunang-kunang.
  • Nyeri dada.
  • Kulit terlihat pucat atau kekuningan.
  • Tangan dan kaki terasa dingin.
  • Sakit kepala.
  • Sulit Berkonsentrasi.
  • Kaki kram.
  • Insomnia.

Dampak Anemia Pada Tubuh

Mengenal Anemia

Dari sekian banyak gejala yang muncul, tentunya penyakit ini dapat berdampak pada tubuh penderitanya, simak dampak anemia pada tubuh penderita berikut ini :

1. Kerontokan rambut

Akibat kurang darah bisa membuat rambut Anda rontok. Jika kerontokan pada rambut terjadi secara berlebihan (lebih dari 100 helai per hari) dan membuat rambut tidak bisa tumbuh kembali, maka ada kemungkinan hal ini menandakan tubuh mengalami kekurangan asupan zat besi.

2. Menurunkan kemampuan dalam bekerja

Seorang anak yang mengalami anemia secara kronik memiliki IQ yang lebih rendah. Sementara pada orang dewasa, akibat kurang darah ini menyebabkannya sulit berkonsentrasi dan mudah mengantuk, yang pada akhirnya menurunkan performa dalam bekerja.

3. Pembengkakan lidah

Akibat kurang darah berikutnya adalah membuat organ-organ di seluruh tubuh mengalami kekurangan oksigen. Kondisi ini bisa membuat otot-otot di seluruh tubuh mengalami pembengkakan, termasuk pada otot lidah. Penyakit kurang darah ini juga membuat sudut bibir menjadi retak-retak dan kering.

4. Memengaruhi tumbuh kembang anak

Zat besi adalah komponen penting dalam menunjang pertumbuhan sel anak. Seorang anak yang mengalami penyakit kurang darah berisiko mengalami gangguan tumbuh kembang. Akibat kurang darah pada anak biasanya menyebabkan berat badan yang tak kunjung naik dan menurunnya nafsu makan.

5.Sindrom restless leg

Penyakit kurang darah yang disebabkan oleh defisiensi zat besi bisa membuat penderita mengalami kaki gelisah atau sindrom restless leg. Sindrom ini membuat getaran menjalar di kaki–seperti aliran listrik. Hal ini membuat penderita ingin terus menggerakan kaki seperti halnya seorang yang sedang gelisah.

6. Terganggunya kesehatan reproduksi

Akibat kurang darah pada wanita usia remaja dan dewasa bisa menganggu kesehatan reproduksi dalam jangka panjang. Penyakit kurang darah ini lebih rentan terjadi saat sedang hamil dan bersalin. Persalinan prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah,  keguguran dan perdarahan usai persalinan adalah beberapa komplikasi yang bisa muncul.

7. Mengalami gagal jantung

Komplikasi akibat kurang darah yang paling berbahaya adalah gagal jantung. Kondisi ini membuat jantung bekerja lebih untuk memompa darah dan memenuhi kebutuhan oksigen di seluruh tubuh. Kondisi inilah yang bisa menimbulkan pembesaran jantung atau gagal jantung.

8. Mudah terkena infeksi

Penyakit kurang darah bisa membuat Anda lebih rentan mengalami infeksi. Hal ini dikarenakan sel darah merah mempunyai peran untuk memengaruhi kinerja sistem imun dalam melawan bakteri dan virus.

Makanan Untuk Penderita Anemia

Untuk membantu pengobatan dan penyembuhan penyakit ini dengan memakan makanan yang mengandung zat besi, berikut diantaranya:


Disclaimer : Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tingkatan penyakit, situasi tubuh pengguna, usia, jenis kelamin dan jumlah produk yang digunakan.